Sudah beberapa hari berlalu kompetisi #SehariMenuliSatu
berakhir. Project yang sebelumnya kukira berlangsung selama 30 hari ini
ternyata berakhir di tanggal 10 November lalu, tepat selama 21 hari sesuai
dengan informasi di pengumuman awal. Di tanggal 11 November lalu, saya
ubek-ubek linimasa @swaragamafm untuk menemukan tema yang harus ditulis di hari
itu. Setiap 30 menit sekali dicoba cari-cari tapi tidak juga kutemukan penggantinya
temanya. Setelah membaca ulang pengumuman awal, baru juga ngeh kalo project
tersebut sudah berakhir.
Ada rasa kecewa sih tidak menemukan tema yang bisa
dijadikan bahan tulisan di hari ini. Karena kupikir jika ada tema, ide tulisan dapat
dengan mudah tertuang dalam blog. Dan kita bisa mengungkapkan apapun, entah itu
berwujud fiksi, artikel, teori, atopun puisi dan menambah daftar isi di blog.
Padahal ya, kemarin-kemarin sempet lho saya tuh keabisan ide mau nulis apaan.
Habisnya kok temanya tuh random banget. Mungkin buat sebagian peserta tema yang
diberikan dapat dengan mudahnya menjadi tulisan yang dengan cepat bisa
dituangkan dalam blog. Tapi buat saya ada yang sampe kepikiran banget gimana mo
ditulisnya. Bingung. Mo nulis puisi, ungkapan hati, teori, ato fiksi, campur aduk malah detail-detail
di kepala saling tubruk. Harus ada selingan aktifitas untuk merangsang kembali
pikiran dan otak ini agar ide cerita dan tulisan bisa cocok dengan tema yang
telah diberikan.
Saat hari-hari berikutnya tidak lagi menemukan tema baru
yang bisa digagas dalam blog, rasanya kok ada yang hilang ya. Sekarang ini mau
nulis tentang apa juga malah bingung sendiri. Hehehe… padahal sih kalo Cuma untuk dijadikan tema (seperti yang
sudah-sudah) menemukan ide di sekitar kita mungkin bisa ya. Tapi tetep saja
masih kurang menantang… Hahahah…
Ya sudahlah, mungkin memang kita harus menemukan
ide kita sendiri daripada harus bergantung pada yang lain. Karena ternyata
untuk selalu bergantung itu ada dampak yang kurang bagus, berasa
terkatung-katung seperti yang dirasakan beberapa hari terakhir ini. Yang penting
tetep semangat untuk menulis, untuk meningkatkan mutu dan skill melalui blog. Dengan
hal ini kita malah bisa menjadi kreatif. Kan ide kreatif sering datang pada
saat kepepet.. Itu juga yang membuat kebanyakan orang percaya bahwa the power
of kepepet itu sungguhlah fantastis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar