Jumat, 27 November 2015

Still..


Tetep sehat... tetep kuat.. tetep sabar..
However & whatever..
I still love you...
Always!
 

Senin, 23 November 2015

Diksi


Pilihan kata.

Ya, pilihan kata yang digunakan dalam suatu kalimat mencerminkan pribadi seseorang.
Apakah seorang itu optimis atau pesimis, apakah seorang itu sedang dalam mood bagus atau mood yang labil, akan mudah sekali diketahui.

Apalagi saat sekarang ini media sosial dengan mudahnya di-access oleh khalayak umum.
Apa yang kita ungkapkan dalam medsos akan dibaca oleh banyak orang. Sudah semestinya kita harus memperhatikan apa yang kita ungkapkan, apa yang kita share dalam medsos kita. Toh kita tidak ingin gegara medsos hubungan kita dengan teman-teman menjadi renggang. Kita tidak ingin tali silaturahim dengan saudara dan kerabat serta kenalan terputus begitu saja karena kesalahpahaman.

Akan jauh lebih baik untuk mengungkapkan yang baik-baik saja. Apabila yang akan diungkapkan itu sesuatu yang tidak baik, bukan merupakan hal baik, lebih baik berdiam.
Karena apa yang dilakukan oleh tangan kita, oleh bibir kita, nantinya pun akan dimintai pertanggungjawaban oleh Sang Pencipta.

Minggu, 22 November 2015

Mohon Maaf


Semakin ke sini…
Semakin diri dibawa untuk selalu ingat,
bahwa apa yang dimiliki sekarang ini
sebagai bekal di masa penghujung nanti,
baru sedikit..
Banyak-banyak membaca..
Semakin mendekatkan diri pada Ilahi,
mengerti apa yang diwajibkan,
dan menjauhi apa yang dilarang,
adalah beberapa langkah
yang saat-saat ini sering dilakukan.

Menyesal…
Mungkin ini salah satu yang dirasakan,
saat mengingat apa yang telah dilakukan pada masa lalu..
Saat menggoreskan luka pada seseorang..
Saat menyayat hati seorang teman,
entah melalui perkataan ataupun perbuatan.
Dengan niat tulus,
memohon maaf adalah satu cara yang bisa mengurangi beban ini
atas kesalahan terhadap yang lain..
Dengan niat tulus pula,
Semua itu takkan lagi dilakukan, karena dalam hati ini ingin menjadi pribadi baru,
yang lebih baik daripada masa lalu.

Sabtu, 21 November 2015

Angan Suatu Ketika


Aku berangan menyentuh pucuk bunga
dan merasakan lemah langkahku
di lembah-lembah beralaskan hamparan rumput
dan menuntaskan sepoi angin
dengan tanpa tetesan air mata kekalahan.

Suatu ketika aku ingin tertawa,
ketika ingatanku membawaku pada lagu,
syair, dan ribuan aksara
tersusun tak goyah waktu berpeluk angin..

Jumat, 20 November 2015

Setinggi Langit



Terbanglah..
Dan gantungkan cita-citamu setinggi langit, anakku..
Jangan takut terjatuh..
Karena bila terjatuh..
akan ada bintang-bintang yang mendekapmu,
erat.

Kamis, 19 November 2015

I Love You, Mam..


Maafkan aku ya, Mam..
Yang tidak bisa menemanimu,
saat engkau harus berjuang melawan rasa sakit…
Maafkan aku,
Yang tidak bisa tinggal lebih lama,
untuk tetap menjagamu
di kala malam sepi
dalam dinginnya kamar rumah sakit…


Melihatmu tersenyum
dan berusaha tegar sakit menderamu,
sungguh mengiris kalbuku…


Andaikan aku bisa menggantikanmu
Untuk merasakan sakit itu,
aku bersedia, Mam…


Tetap kuat ya..
Tetap sabar melalui ujian rizki
Yang telah dilimpahkanNya untuk kita..
Walo rizki itu berupa sakit…
Doaku tetap mengalir,
terpanjatkan untuk Mami yang sedang terbaring,
agar semua ujian ini cepat berlalu…

Dan kita dapat berkumpul lagi
dengan kondisi yang lebih baik,
untuk bisa saling melepas rindu…

I love you, Mam…
A L W A Y S.

Selasa, 17 November 2015

Teguhkan Aku


Yaa muqollibal quluub,
tsabbit qulbii ’alaa diiniika..
Wahai Rabb yang membolak-balikkan hati..”
Teguhkan lah hatiku pada agamaMu..

#HR. Tirmidzi

Senin, 16 November 2015

Besok Atau Lusa


Pada satu waktu…
Akan ada satu tahap kehidupan ini,
yang memang harus dilalui.
Jangankan menghindar,
menunda pun kita takkan bisa.
Karena itu bukan kuasa kita.

Dan apabila ditanya,
Apakah kita siap untuk menghadapinya?
Pasti kita tidak pernah merasa siap.
Dan apabila kembali ditanya,
Kapankah kita siap untuk melaluinya?
Pasti kita akan menjawab:


Besok atau lusa.

Minggu, 15 November 2015

Waktu Adalah Guru


Waktu..
Yang selalu mengajariku
untuk tegar menikmati alunan kehidupan yang nyaris tanpa jeda…
untuk tegak melangkah bergandengan berpijak pada Qur’an…
untuk tabah meniti ketidaksempurnaan dan menghadapinya dengan seulas senyuman…


Terimakasih kekasih hati teman hidupku…

Jumat, 13 November 2015

Doa Untuk Ibu


 
 
Jika dia sakit, maka sembuhkanlah sakitnya...

Tanpa Benci


“Manusia akan tetap berada di dalam kebaikan selama dia tidak mempunyai rasa benci.”

(HR. Thabrani)

Cepat Sembuh, Mamie-ku...


Sangatlah tidak tenang…
Sangatlah tidak nyaman…
Ketika mengawali hari dengan sms
yang mengabarkan bahwa ibunda sedang sakit…

Hanya bisa berdizikir memujiNya…
Memanjatkan doa-doa terbaik untuk sang ibunda…
Yang saat ini sedang dalam keadaan lemas, pusing,
dan tidak mau makan…

Yaa Allah.. Yaa Baari’.. Yaa Sallam..
”Allahumma rabbanaasi adz-hibil ba’sa isy-fi antasy-syaafii laa syifa-a illaa syifaa-uka syifaa-an laa yughaa diru sagaman..”
Yaa Allah , Rabb yang memelihara segenap manusia, hilangkanlah segala penyakit, dan sembuhkanlah, karena hanya Engkau penyembuh, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhanMu, kesembuhan yang tidak akan dihinggapi penyakit lain. (HR. Bukhari dan Muslim)

Laba’sa thohurun, Mamie..
Semoga sakit ini menjadi peluntur dosa-dosa Mamie selama ini, menjadi pengingat untuk kami semua agar tidak lupa untuk bersyukur atas nikmat sehat yang kami rasakan setiap waktu…

Sembuhkanlah, Ya Allah…
Jaga Mamie selalu dalam genggaman rahmatMu…
Karena kami tidak pernah berharap selain kepadaMu…

Rabu, 11 November 2015

Keep Fighting..


Tetap semangat,
Apapun yg akan terjadi
tersenyumlah pada dunia,
maka dunia akan slalu tersenyum padamu…

Selasa, 10 November 2015

Sepotong Doa Dalam Mendung Gelap Nan Kelam


Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati,
teguhkan hati kami di atas agama-Mu,
teguhkanlah hati kami diatas ketaatan kepadaMu,
arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepadaMu…

Aamiin yaa rabbal ’alamiin…