Rabu, 31 Desember 2014

Happy New Year 2015, dear...


Aku hanya butuh lenganmu,
Untuk merayakan malam tahun baru kali ini.

Karena hanya dengan pelukanmu,
aku bisa lebih merasakan istimewanya sebuah malam untuk dilewati.







Selamat Tahun Baru 2015, sayang..
Semoga cinta kasih kita tetap meraja dalam dada,
dan selalu menemani kita di setiap langkah perjalanan yang masih panjang di depan sana.

Ijnkan Aku


Di penghujung tahun ini,

Ya Allah.. Ijinkan aku menjadi pribadi yang ikhlas
serta selalu mensyukuri segala nikmat yang Engkau beri.

Ijinkanlah aku mendapatkan hasil terbaik atas semua usahaku selama setahun ini.

Senin, 29 Desember 2014

Bait Kenangan



Sebuah lilin yang kau padamkan saat gelap.
Seperti itulah yang kaulakukan pada sebait kenangan
yang mungkin tak pernah ingin kau ingat

Minggu, 28 Desember 2014

Tak Pernah Sirna



Ketika tulus hadir dalam hati meski tak lagi bersama,
cinta yang dipunya takkan pernah sirna.
Meski dia tak lagi ada dalam hidup,
dia akan selalu ada di hati.

Pesona Hujan



Hingga kinipun, aku tetap terpesona pada hujan.
Ya, hujan.

Yang tiap rintiknya selalu kuhitung..
Yang tiap tetesnya menyatu, menggenang.
Dan membayang peristiwa yang terkenang.

Banget!



A k u    r i n d u   k a m u.
P a k e    b a n g e t !!!


Sabtu, 27 Desember 2014

Memilih Jatuh



Aku mencintaimu seperti hujan,
yang memilih jatuh untuk menjernihkan kelabu awan,
dan menyejukkan bumi.

Menyanggupi Terluka




Sanggup untuk mencinta
berarti juga menyanggupi untuk rasa ‘luka’
yang mungkin saja menyertainya..

Cinta Dalam Luka



Kini aku mengerti,
Sejak Ia menghadirkan luka,
aku paham akan arti indahnya cinta kami.

Jumat, 26 Desember 2014

Masih Yang Terindah



Perih.
Saat mengingat gigihnya perjuanganmu
mempertahankan buah cinta yang hanya mampu bertahan sekian hari.

~engkau masih yang terindah.. Indah di dalam hatiku..
Mengapa kisah kita berakhir.. Yang seperti ini~

Bisikan Sammy



Ketika denting itu terdengar dalam bisik,
Sammy Simorangkir berhasil
mengantarkan kenangan
tentang saat-saat terakhir hidupmu ke dalam pikiranku.

Tak Kenal Waktu



Hujan itu seperti rindu yang turun tak kenal waktu.
yang kerap dinanti karena sering menghadirkan resonansi masa lalu..

Biar Pena



Ketika lisan tak mampu ungkapkan semua rasa,
biarlah pena yang menuangkannya dalam kata..

Kamis, 25 Desember 2014

Mencukupkan Bahagia



Karna dengan mencukupkan bahagia, saya tak perlu mengemis dari orang lain.
Saya tak akan marah pada sapa tanpa balas,
cemburu, atau perasaan negatif lainnya.

Mengawali Pagi



Aku selalu mengawali pagi dengan mensyukuri hari.
Mensyukuri tiap nafas yang Tuhan beri,
lalu aku mengingatkan hati untuk terlebih dulu mencintai diri sendiri.

Rabu, 24 Desember 2014

Mengartikan Mimpi



Selamat pagi, tuan..
Aku sedang mengartikan mimpiku semalam.
Mengapa kamu kerap datang menyambangi tidurku?
Kamu ato aku-kah yang sedang rindu?