Rabu, 30 September 2015

Keep On Fighting

Tetap semangat,

Apapun yg akan terjadi
tersenyumlah pada dunia,
maka dunia akan slalu tersenyum padamu…

Selasa, 29 September 2015

Hanya PadaNya




Ujian dan cobaan yang dialami,
menjadi satu bukti kasih sayang Tuhan
untuk umatNya,
agar mereka selalu bersyukur,
tidak lupa untuk bersyukur,
dan menyadari kehadiranNya,
serta menggantungkan hidup dan harap,
hanya kepadaNya..

Senin, 28 September 2015

Menaklukkan Hidup





Memandang hidup sebagai ajang pembelajaran..
Bahwa keberanian untuk terus bertahan,
pasrah tanpa disertai rasa kalah,
akan selalu beriringan dengan air mata,
luka, dan perjuangan tanpa kenal lelah.


Jagalah selalu kekuatan untuk mampu
bangkit, bertahan, dan tersenyum..

Minggu, 27 September 2015

Tentang Hidup..




Hidup…
Kadang suka dan duka,
tetiba menghampiri tanpa diingini…
Keresahan hati, kegelisahan jiwa,
seolah dunia tak ramah pada kita…

Sudah seharusnya kita selalu bersiap
untuk sgala kemungkinan tentang hidup ini...

Walo ada saatnya kita lemah,
tak berdaya, dan hanya mampu berlindung kepadaNya …

Sabtu, 26 September 2015

Better..


Apapun yang aku rencanakan,
yang aku lakukan,
belum tentu baik hasilnya…
Karena Allah pasti punya rencana yg lebih baik
daripada rencana hambaNya…

Jumat, 25 September 2015

Pengharapanku


Pengorbananku..
ternyata belum seberapa dibandingkan
dengan pengorbanan Ibrahim a.s.
Masih jauh diri ini..
dari seorang yang sholehah…

Tuntun hamba selalu ya Allah,
agar tetap istiqomah
dan menjadi lebih baik untukMu,
untuk suamiku, dan untuk anak-anakku..

Kamis, 24 September 2015

Berbuah Manis


Semoga pengorbanan kita kali ini,
diridhoi Allah SWT,
dan berbuah manis untuk setahun ke depan.

Aamiin allahuma aamiin..

Rabu, 23 September 2015

Smile


Tersenyumlah tanpa beban..
Tersenyumlah karena keramahan kita..
Karena rasa persahabatan kita..
Siapa pun akan bisa merasakan
senyum yang kita hadirkan untuk mereka.

Tersenyumlah dengan ikhlas…

Selasa, 22 September 2015

Misteri Cinta


Karena terkadang cinta begitu sulit untuk dipahami,
kita bahkan terkadang tidak menyadari cinta sejati telah hadir dalam hidup kita.
Cinta begitu mudah diucapkan,
begitu mudah diungkapkan,
namun sulit untuk dipahami..

Senin, 21 September 2015

Aku


Aku mencintai diriku…
Menerima apapun yang aku alami
dan menjalani garisan nasib
dengan penerimaan terbaik yang aku bisa.

Aku mencintai hidupku,
bersyukur  dan  aku bahagia…

Minggu, 20 September 2015

Menemuimu


Aku terbang menemuimu,
bukan mencari cara untuk kembali.
Tapi memberi jarak pada dahulu dan kini.
Tentang bagaimana aku melangkah maju,
bukan terjebak pada kamu dan cerita lalu.

Resah


Resah.
Hanya satu kata.
Namun ia mewakili apa yang kurasa.
PadaMu ya Allah,
Aku mengadukan segala yang meresahkan hati..
Aku mengharap ridhoMu yang sanggup menenangkan diri ini..

Sabtu, 19 September 2015

Jika Cinta..


Jika cinta…
Tidak akan pernah ada yang merasa tersakiti.
Jika cinta…
Tidak akan saling menyakiti.
Karena dengan cinta,
Kita akan selalu saling mengasihi..
Pun saling mengerti…

Jumat, 18 September 2015

Kemarau


Saat kemarau terasa membakar,
Aku di sini terpanggang dalam jarak.
Mendamba sejuk rintik menyentuh bumi,
aku tetap harus bersabar
dan menikmati peluh ini sejenak..

Kamis, 17 September 2015

Inner Beauty


Hidup bukanlah kulit luarnya,
tapi yg tersembunyi.
Dan bukanlah yg tampak pada kulitnya,
tapi isinya.
Manusia bukanlah wajah tapi hati mereka…

Minggu, 13 September 2015

PadaMu


Aku hidup dengan namaMu..
Aku mati dalam namaMu..

Dan..

Aku berserah semua yang kuhadapi,
hanya padaMu..

Sabtu, 12 September 2015

Hati Yang Bias


Segelas kopi susu panas,
tak mampu juga redakan hati
yang tetiba saja bias,

Aku butuh pelukanmu, Mas..

Jumat, 11 September 2015

Delete Contact


Apakah salah untuk membuang satu kontak yang selama ini tidak pernah terjadi kontak?
Apakah salah jika membuang kontak di mana kontak yang terjadi malah menimbulkan fitnah dan muncul pemahaman yang salah?
Apakah salah membuang kontak yang selalu menyudutkan dan berimbas kebencian??

Kamis, 10 September 2015

Shadow Of Sadness


Innallaha ma’ana..
Ketika hati sedang gelisah, pikiran tidak tenang, dan jantung yang terus berdegup kencang, hanya satu yang teringat. Hanya satu tempat untuk mengadu. Hanya padaMu, ya Allah..

Ya Allah, aku tau Engkau selalu bersamaku..
Aku tau apa yang aku alami ini tidak lain karena Engkau yang telah mengaturnya..
Aku tau apa yang aku hadapi ini telah Kau tuliskan dalam Lauful Mahfudz-Mu..


Dan aku mohon, yaa Allah..
Kuatkanlah aku selalu..
Bimbinglah aku agar aku selalu istiqomah mendekat kepadaMu..
Tabahkanlah hatiku, agar aku mampu menerima semua ini sebagai ujian dariMu..
Untukku agar aku bisa ’naik kelas’di sekolahMu..
Berilah selalu kesabaran agar aku bisa melewati semua ini dengan hati tenang dan senyum yang mengembang…


Subhanallah..

Rabu, 09 September 2015

Nice Note


Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu,
tp ttg bagaimana belajar menari dalam hujan…
Jangan pernah menghakimi org lain.
Biarlah kita menjadi pribadi bijak.
Dan mencoba introspeksi diri.
Dan mencoba belajar mengerti org lain…
@ David J. Pollay

Selasa, 08 September 2015

A Loneliness


Seringkali kesepian diperlukan oleh seseorang
walo kadang cukup menyiksa
dan membuat hati tidak tenang…

Minggu, 06 September 2015

Tong Kosong Berbunyi Nyaring


Rasanya miris, prihatin, dengan orang-orang yang selalu menuntut sana sini, tereak sana tereak sini.
Mereka tuh nyadar ga sih jika mereka sendiri tidak berkompeten alias tidak layak mendapatkan apa yang mereka seru-serukan itu?
Apakah kewajibannya sudah dilakukan dengan baik dan maksimal?
JIka belum, mengapa berani sekali menuntut hak-haknya padahal kewajiban dia aja belum juga dilakukan..??

Sabtu, 05 September 2015

Face The Truth


Tapi sepandai apapun kita menghindari satu persoalan,
akan datang suatu saat yang membuat kita harus mulai menghadapinya.
Akan tiba saatnya berlari sudah tak jadi solusi.
Akan tiba saatnya sembunyi tak lagi berarti…

Jumat, 04 September 2015

Stare At The Mirror


Kesadaran bahwa diri ini tidak juga lebih baik dari yang lain, itu ada. Bahwa diri ini bukanlah orang yang paling baik di atas bumi ini. Bukan. Diri ini masih berlimpah dosa dan juga mungkin kesalahan-kesalahan.
Sebisa mungkin apa yang dilakukan dan diucapkan oleh bibir ini tidaklah melanggar norma agama, dan berusaha untuk tidak melakukan perbuatan yang sangat bertentangan dengan apa yang diyakini.

Kamis, 03 September 2015

Why Oh.. Why


Sering banget dibuat heran dan tak habis pikir oleh beberapa kenalan.
Sudah jelas mendapat gelar keagamaan, tapi tetap saja melakukan perbuatan yang bukan saja seharusnya tidak dilakukan, tapi juga berakibat dosa.
Seringkali itu dilakukan hanya demi rupiah.
Astaghfirulloh..
Semoga kita dijauhkan dari perbuatan-perbuatan nista tersebut…

Rabu, 02 September 2015

Dia Yang Mengetahui


Jangan pernah letih..
Sang penjilat pun,
Suatu saat akan kena batunya.
Allah Maha Mengetahui..
Dia akan tunjukkan yang sebenar-benarnya,
pada waktuNya.


Tetap tegar berjuang, ya sayang…

Selasa, 01 September 2015

Be Yourself


Menjadi diri sendiri itu ternyata perlu. Banget!!
Keyakinan ini didapat belum lama. Heeii, ke mana aja nih sampe hal-hal yang prinsip kayak gini seperti terlupakan dan tidak pernah menggugah hati dan pikiran..??
Yaaa sebenarnya udah lama banget tau dan ngerti tentang istilah seperti itu.
“Menjadi diri sendiri”
Hanya saja selama ini mungkin istilah tersebut tidak yang benar-benar diresapi dalam hati.
Ngerti sih, mudenk juga. Tapi ya itu tadi, belum benar-benar diresapi maknanya.
Satu ketika, mempunyai lingkungan baru, memiliki komunitas baru, adalah saat-saat yang menyenangkan. Kenal dengan teman-teman baru, yang otomatis punya wawasan baru yang bisa diambil dari komunitas baru tersebut. Bergaul dengan berbagai jenis tipe manusia yang beragam. Seru banget. Rasanya sudah yang ingin berkumpul terus. Baru juga berpisah, belum ada 3 jam, udah yang kangen dan heboh di grup chattingan. Hebat ya, satu lingkungan baru mampu membuat kita begitu bahagia dan antusias untuk menjalin dan menjaga silaturahim.
Namun semua itu takkan bisa terlepas dari kontrol diri kita, bagaimana kita harus bersikap, bertindak, dan memilah-milah seberapa penting dan prioritas lingkungan baru tersebut terhadap hidup kita pribadi. Jangan sampai kita yang baru juga mempunyai lingkungan baru kemudian melupakan yang lama, atau bahkan mengorbankan kepentingan keluarga. Kita tetap harus bisa untuk mawas diri dan mempunyai pembawaan yang baik, terhadap lingkungan baru, lingkungan lama, atau pun keluarga. Memposisikan diri dengan baik, agar eksistensi kita tetap ’dibutuhkan’ oleh masing-masing lingkungan.

Dalam lingkungan baru, pasti ada satu dan beberapa orang yang ’menonjol’. Bukan hanya physically lho, tapi juga secara omongan, secara sikap, dan penentuan tentang suatu keputusan. Berpakaian dan memakai asesoris yang paling heboh di antara lainnya. Belum lagi secara literal. Pembicaraan apa pun selalu mendominasi. Entah dia ngerti bener tentang satu hal atau tidak, dia pede aja omong sana sini. Salah pun dia tetap dengan pede-nya beralasan.
Dan diakui ato tidak, orang semacam ini selalu ada dan hadir di tengah-tengah kita. Entah yang diomongkan itu berguna atau tidak, berbobot atau tidak, sopan atau tidak, dia dengan tegak bicara di depan teman-temannya. Apa yang dibicarakan bisa dengan enteng keluar dari bibir, dan si pembicara tidak mempertimbangkan apakah kata-kata dan sikap yang ditunjukkan itu baik atau tidak, menyakiti atau tidak. Enak kali ya jadi orang yang berdemikian, yang tidak mikirin sesuatu terlalu berat.
Dan satu waktu, saya pun mencoba untuk menjadi ’pribadi yang demikian’. Berbicara sesuka hati, tidak memikirkan jauh ke depan, tidak terlalu menganggap berat apa yang akan diperbuat, apa yang akan diucapkan. Apa yang ada dalam kepala langsung diungkapkan. Berpakaian dengan model dan gaya orang-orang lain yang kekinian, rajin perawatan badan, bentar-bentar pertemuan, ke sana ke sini makan-makan, dan segala hal yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Tapi tiba-tiba ada yang aneh, yang tumbuh dalam diri. Seperti tidak mengenal sosok yang berperilaku demikian. Jangankan keluarga, teman-teman selingkungan yang diharapkan akan semakin manis dan dekat dengan diri ini, malah seperti ’menjauh’. Mereka sering memperlihatkan pandangan yang mencemooh, walaupun tidak terkatakan, tapi tetap tampak dan terlihat.

Ya Allah,…
Ternyata dugaan yang muncul salah besar. Saat mencoba untuk ’meniru’ dan bersikap seperti teman yang  ’menonjol’ dalam satu komunitas, ternyata tanggapan jauh sekali dari harapan. Bahkan ada satu teman dekat yang dengan jujur bercerita bahwa sosok yang ada sekarang ini bukanlah sosok yang mereka kenal sebelumnya. Dan bahwa mereka kangen dengan sosok saya sebelumnya. Oalaahh Gusti, ternyata keliru juga apa yang menjadi anggapan selama ini. Ternyata istilah ’Jadilah diri sendiri’ itu memang benar-benar ada, dan teraplikasikan dalam kenyataan hidup ini. Memang ya, kalo sudah mengalami baru juga ketauan buktinya.. hehehe…

So..??
Jadilah diri sendiri. Apaa pun itu.
Karena diri kita yang apa adanya inilah yang menjadi ciri khas bagi kita, dan menjadi sosok yang memang telah dikenal oleh teman-teman dan keluarga di sekitar kita.
Tidak perlu iri, tidak perlu dengki, atau pun sakit hati dengan orang lain. Kita diciptakan berbeda-beda. Bahkan anak kembar identik pun pasti akan ada bedanya. Dan itulah uniknya kita. Yang membedakan diri kita dengan yang lain. Tentu saja dari sisi yang positif.
Be Yourself.
Always!