Ruangan
ini tak terlalu luas. Hanya berukuran 3x4 dengan lantai berwarna putih yang
berkawan denganku dengan memberikan kesejukan ke seluruh penjuru sudut-sudut yang
telah akrab di mataku. Selain tempat tidur yang kuatur di salah satu sudutnya,
masih ada almari pakaian berwarna kuning biru, warna favoritku baru-baru ini,
dan juga rak buku yang penuh dengan novel dan diktat-diktat sastra yang kuletakkan
dekat dengan meja tulis. Sengaja aku memberi sentuhan light-yellow pada dua bidang dinding yang dekat dengan meja
tulisku. Sedangkan dua bidang lainnya di sudut tempat tidurku, kuberi warna
biru muda yang teduh, di mana warnanya akan membuatku semakin mudah jatuh tertidur.
Aku
mengedarkan pandanganku ke sekeliling ruangan kamar yang telah kuhuni selama
20tahun ini. Berbagai kenangan yang pernah hadir membawa kesan tersendiri. Ada rasa
berat di hati saat aku harus meninggalkannya kini. Meninggalkan zona nyaman adalah
tantangan besar yang harus aku jalani. Namun aku harus berani untuk melangkah,
demi meniti karir di kota lain, untuk menggapai cita-cita dan mimpi dalam nyata.
Selamat tinggal, my comfort-zone.
Selamat tinggal, my comfort-zone.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar