Selasa, 09 September 2014

Tentang Mimpi..




Bicara tentang mimpi yang dialami saat sedang tertidur itu seperti membahas sesuatu yang tak habis-habis walaupun sering terdengar alasannya tidak logis.
Sekarang bagaimana mau dibilang logis, jika suasana dalam mimpi tersebut jika dicerminkan dalam kehidupan nyata jelas-jelas berbeda?

Mimpi adalah bunga tidur.
Layaknya sekuntum bunga yang menghiasi sebuah taman rumah kita, mimpi bagaikan penghias dari tidur dan istirahat kita dari lelah yang menghinggap raga.

Dan memimpikan seseorang??

Kadang saat kita rindu dan memikirkan tentang seseorang, dia hadir dalam mimpi kita. Kadang saat berkumpul dengan teman dan membicarakan seseorang, tiba-tiba dia muncul sebagai bunga tidur. Namun tak jarang pula kita bermimpi tentang seseorang yang kita sebelumnya sama sekali tidak memikirkan bahkan membayangkannya pun tidak.

Dari beberapa kali berselancar di internet, ditemukan ada yang bilang, jika kita memimpikan seseorang dan kita sedang tidak memikirkan dia, maka artinya orang yang hadir dalam mimpi kita itulah yang sedang memikirkan kita.

Belum tentu kita yang sedang merindukan dia, tapi besar kemungkinan orang dalam mimpi itulah yang merindukan kita.

Tapi akankah benar begitu? Entahlah..
Konon hal itu terjadi karena ada semacam koneksi antara kita dengan orang yang menjadi pemeran utama dalam mimpi tersebut.
* bole percaya dan jangan ga percaya lho.. #eh

Namun menurut opini abal-abal yang di tulis di sini, yang menjadi inti masalah bukan karena kita yang sedang memikirkannya kemudian kita memimpikannya, tapi justru karena seseorang yang tiba-tiba hadir dalam mimpi, kita jadi memikirkan orang itu.
Dampak inilah yang akhirnya terkesan
memaksa kita untuk jadi memikirkan seseorang yang melintas dalam mimpi. Terbangun dari mimpi jadi tiba-tiba rindu, jadi melow, atau bahkan bisa-bisa kita mengais-ais kenangan yang telah lama terkubur dalam-dalam.

Adakah di antara pembaca pernah mengalami hal seperti ini??


Tidak ada komentar:

Posting Komentar