Subuh menjelang.
Telah tiba saatnya sang malam beranjak perlahan ke tepian
Barat. Ufuk Timur mulai memancarkan cahaya yang tampak malu-malu menyibak
kelam. Fajar hadir diiringi dinginnya udara pagi yang lembut mengusap kulit
tubuhku.
Ya, sisa-sisa hujan kemarin sore masih terasa di subuh
menyambut pagi ini.
Segar terasa. Hujan yang turun membasahi bumi selalu
membekas dan mengusik pojok hati yang penuh dengan memori masa lalu. Kenangan
yang kemudian menari-nari indah di pelupuk mata. Menguasai jiwa.
Aroma segar udara yang berbaur dengan rintik hujan ini
membuatku sering terpaku, Satu per satu bayangan masa lalu kembali bermunculan,
mengulik berbagai macam rasa yang hadir karenanya. Ada bahagia dan ceria, sedih
dan perih, sendu dan syahdu, canda dan tawa.
Dan entah mengapa.. semua kenangan yang kembali hadir itu
berujung pada satu kata tentang kamu : rindu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar