Kamis, 30 April 2015

Sentilan


Diberi kesempatan menengok orangtua salah satu teman yang tergolek lemah di bangsal rumah sakit, membuat saya seperti disentil untuk tak henti-henti bersyukur atas nikmat sehat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Selama ini kita mungkin lupa, dibalik kegesitan kita mengerjakan rutinitas sehari-hari, konsentrasi yang kita curahkan terhadap pekerjaan ataupun urusan, ada satu hal penting yang mendukung aktifitas kita, yaitu kesehatan.
Bahkan seringkali kita lupa bersyukur atas kesehatan yang telah dikaruniakan. Kaki bisa berjalan dengan lincah dan juga berlari, tangan yang bisa digerakkan sesuai dengan keinginan kita, atau punggung yang bisa tegak saat duduk dan berjalan. Semua itu bisa dengan ringan kita lakukan karena apa, ya karena kita dalam keadaan yang sehat wal afiat.

Semisal satu kali kaki terkilir sehingga terasa sakit dan tidak nyaman sekali untuk berjalan atau berlari. Baru deh kita ingat bahwa kemarin pada saat sehat sentosa itu kita lupa bersyukur bahwa kaki dalam keadaan sehat dan yang lebih konyol lagi kita lupa menjaga kesehatan sendiri. Akhirnya kerugianlah yang kita alami.
Belum lagi misal jempol kita yang tiba-tiba kena pisau pada saat mengiris bawang atau cabe, atau jari yang terluka karena cutter. Dampaknya akan sangat tampak saat kita tidak bisa menggunakan jempol untuk membalas bbm/WA dari teman. Kedengarannya sepele ya, tapi ternyata dampaknya membuat kita tidak bisa melakukan rutinitas sehari-hari yang sudah biasa dialami. Yang ini nih yang membuat kita baru tersadar bahwa keadaan kita yang normal itu sebenarnya kesehatan adalah anugerah besar dariNya yang sering kita lalai untuk bersyukur.
Menjaga kesehatan tidak semata-mata dengan rajin berolahraga namun juga dengan menjaga asupan makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
Karena dengan kesehatan yang baik kita pun akan bisa melakukan kegiatan apa saja dalam hidup ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar