Minggu, 05 Juli 2015

Tak Berkutik

Mengantuk.

Ya, mengantuk jadi satu hal yang menurut saya paling menyebalkan ketika terjadi di saat-saat yang tak tepat.
Mengantuk akan sangat menyenangkan apabila kita berada di atas ranjang dan tersedia guling untuk dipeluk. Zzzz…
Hmm.. langsung deh ketemu dia yang dirindu #eh

Mengantuk sangat amat menyebalkan sekali saat berada dalam satu meeting penting. Tapi meeting penting bukan berarti saya tidak bosan. Entah mengapa jika berada dalam suatu ruang meeting dan sedang terjadi pembahasan yang begitu seru & mengasyikkan lha kok bibir ini tiba-tiba menguap. Sudah mencoba ditahan sih, tapi kenapa wajah ini malah jadi terlihat seperti zombie ya..
Kening berkerut, bibir dipaksa mengatup, dan pipi mengencang mengerucut. Mata lentik ini pun tak mau ketinggalan untuk showing up, bola mata berputar perlahan dan sangat sulit switch on auto-focused, dan kelopak mata yang tiba-tiba kompak kanan kiri jadi semakin berat dan sering mengedip. Badan yang semula duduk tegak, perlahan nyender ke kursi, kaki diluruskan, dan posisi yang semakin melorot.
Gerakan mengagetkan juga pernah tersamar dilakukan, semata-mata agar kantuk yang menyerang dapat dengan segera menghilang. Namun apa daya, kantuk masih meraja dengan angkuhnya. Segelas kopi panas yang tersedia tidak juga banyak menolong.

Sengsara rasanya jika mengantuk saat meeting sedang berlangsung. Dan hingga sekarang, satu-satunya obat kantuk yang mujarab bagi saya adalah makan pedas. Tapi apa ya bisa untuk request menu coffee break ya… #ngasal
Mau main gadget kayaknya juga berasa ga sopan, selain dianggap sok penting (karena meeting tersingkirkan) juga bahkan dianggap lebih penting gadgetnya. Padahal Cuma nulis status. #doh
Akhir kata sih rasanya langsung pengen ngibrit lari ke ruangan sendiri ato kalo diperbolehkan sih langsung pulang menuju peraduan nan nyaman…

Zzzzzzz…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar