Hmmphh..
Selalu dibuat terbengong-bengong tidak percaya, saat ada
teman atau kerabat dekat yang telah dipanggil menghadapNya. Kerabat yang
kemarin baru saja bertemu dalam kondisi baik, sehat, dan bahagia, bahkan akan segera menimang anak kedua yang didamba, hari ini
telah berpulang ke sisiNya.
Sungguh membuat hati ini shock, takjub, dan merasa seperti di dalam alam mimpi. Namun setelah tangan dicubit berkali-kali dan terasa sakit, baru sadar, baru ngeh jika berita yang didengar adalah nyata, tidak bohong. Tidak main-main.
Sungguh membuat hati ini shock, takjub, dan merasa seperti di dalam alam mimpi. Namun setelah tangan dicubit berkali-kali dan terasa sakit, baru sadar, baru ngeh jika berita yang didengar adalah nyata, tidak bohong. Tidak main-main.
Juga ketika ada teman yang mendapat serangan gejala
stroke. Beberapa teman yang lain sempat menjenguk dan memberi kekuatan. Masih
bisa bertemu dan saling bercanda. Kemudian ada kabar bahwa kondisinya ngedrop,
kritis. Kami yang terpisah jarak hanya mampu mendoakan kesembuhannya. Dan tak
lama pun tersiar kabar kepulangannya ke hadapan Illahi Rabb, yang mengagetkan teman-teman
di grup.
..inna lillaahi wa inna ilaihi rojiuun...
..inna lillaahi wa inna ilaihi rojiuun...
Masya Allah..
Tak henti-hentinya bibir ini berdzikir menyebut namaNya. Berlindung
padaNya dari kekuatan lemah yang seketika melingkupi pikiran. Hanya Dia yang
mampu membolak balik keadaan dengan begitu cepatnya.
Memang, kita tidak akan pernah tau kapan giliran kita dipanggil menghadapNya. Dan jika ditanya pun, kita tidak akan pernah merasa siap. Mungkin juga peristiwa itu menjadi alarm buat kita untuk bersiap diri. Menjadi peristiwa yang mendorong kita untuk menyiapkan bekal yang akan kita bawa nantinya menghadap Illahi Rabb.
Memang, kita tidak akan pernah tau kapan giliran kita dipanggil menghadapNya. Dan jika ditanya pun, kita tidak akan pernah merasa siap. Mungkin juga peristiwa itu menjadi alarm buat kita untuk bersiap diri. Menjadi peristiwa yang mendorong kita untuk menyiapkan bekal yang akan kita bawa nantinya menghadap Illahi Rabb.
Sungguh kuasa Sang Khalik tak terkira.
Semoga kita menjadi pribadi yang semakin mampu untuk selalu mendekatkan diri pada Allah SWT, selalu bersyukur atas segala yang dimiliki, dan selalu ingat bahwa umur manusia tiada seorang pun yang mengetahui.
Semoga kita menjadi pribadi yang semakin mampu untuk selalu mendekatkan diri pada Allah SWT, selalu bersyukur atas segala yang dimiliki, dan selalu ingat bahwa umur manusia tiada seorang pun yang mengetahui.
~renunganakhirpekan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar